(Taken From http://www.pecintaalam.net )
Anda suka traveling? Pengen merasakan petualangan
sampai pelosok negri atau ke ujung dunia? Banyak yang menjawab “pengen”
“iya” “mau”. Tapi, banyak orang berpendapat bahwa traveling itu mahal
dan ribet. Sehingga mereka terpaksa memendam hasrat traveling itu.
Padahal seharusnya traveling itu gampang dan menyenangkan. Tiap orang butuh berganti suasana sejenak dan lepas dari rutinitas harian.
Sebenarnya, traveling itu nggak melulu mahal. Ada banyak cara untuk
jalan-jalan murah. Menjadi backpacker atau berjalan-jalan ala backpacker
yang merupakan salah satu cara untuk jalan-jalan murah. Sayangnya,
masih banyak orang yang beranggapan jadi backpacker itu ribet karena
semuanya harus diurusin sendiri.
1. Berpetualang itu menyenangkan.
2. Lebih mengenal spot wisata dan kaya pengalaman.
3. Menambah banyak teman.
4. Backpaker itu murah dan mudah.
5. Jalan-jalannya jadi lebih berkesan.
6. Penuh tantangan.
7. Mendapatkan banyak pelajaran kehidupan.
Petualang sejati bukan hanya mengandalkan fisik semata namun juga pemikiran dan mental baja!
Apa sih backpacker itu? Backpacker itu berkelilin dan berpetualang
dengan biaya yang murah/minim. Pendapat lain menyatakan bahwa backpacker
juga bisa berarti suatu perjalanan internasional secara independent.
Menjadi backpacker juga diidentikkan dengan melakukan pengembaraan.
Backpacker sekarang sudah menjadi sebuah trend, terutama ketika orang
mulai memilih melakukan petualangan serba sendirian atau melakukan
perjalanan dengan biaya yang sangat murah. Ketika orang sudah mulai
menyadari bahwa bepergian tidak lagi harus dengan biaya yang mahal.
Dari sini kemudian berkembang beberapa istilah baru seperti
flashpacking, campervan, dll.
Bagaimana melakukan backpacker? Mengingat backpacker adalah
independent traveling atau bepergian secara sendirian atau dalam
kelompok kecil, dengan biaya yang murah/rendah, untuk itu sangat
dibutuhkan persiapan.
Perencanaan dan Manajemen menjadi Backpacker
Perencanaan adalah penting dan mutlak dilakukan, karena ini adalah
titik awal dari semua petualangan di lokasi yang kemungkinan belum
pernah dikenal oleh seorang backpacker. Perencanaan yang matang tidak
hanya memberikan latar belakang lokasi yang akan dituju akan tetapi juga
bekal pengetahuan untuk menghadapi permasalahan yang kemungkinan
terjadi.
Proses perencanaan perjalanan antara lain :
- Menentukan destinasi tempat atau Negara yang akan dituju.
- Menentukan apa yang hendak dilakukan disana : sekedar jalan, mempelajari budaya, kursus, belajar, konferensi, belanja, dll ?
- Mencari informasi tentang tempat yang dituju.
- Kondisi sosial, ekonomi dan politiknya negara atau lokasi tujuan. Amankah untuk bepergian kesana?
- Persyaratan administratif : Pasport, perlu visa atau tidak, bagaimana mengurus visa, bagaimana persyaratannya, travel insurance, currency, surat ijin dll
- Kondisi alam : cuaca, musim, jarak antara kota, ketersediaan tranportasi
- Akomodasi : dimana akan tinggal, berapa jauh dari kota, bagaimana kondisi tempat tinggalnya, siapa pemiliknya (jika harus menginap dirumah orang), berapa jauh dari pusat perbelanjaan/toko (minimal untuk mencari makan), bahasa, jaringan telekomunikasi dll
- Budget : tiket, transportasi selama backpacker, penginapan, makan, keperluan sehari-hari.
- Sumber Pendanaan : berapa banyak, dari mana sumbernya.
Informasi yang harus diketahui seorang backpacker
Sebagian dari informasi ini bisa dicari dari internet dengan cara
mengakses tempat /Negara yang akan kita tujuan lewat google atau lewat
wikitravel atau beberapa situs lainnya. Selain lewat internet, buku-buku
tentang travelling seperti Lonely Planet bisa dijadikan referensi,
serta mencari informasi dan bertanya kepada orang yang pernah pergi
ketempat tersebut.
Manajemen Perjalanan menjadi Backpacker
Manajemen Perjalanan adalah hal terpenting dalam melakukan perjalanan
dengan budget yang rendah. Terbatasnya biaya dan waktu mengharuskan
backpacker untuk melakukan pengelolaan atas biaya, waktu dan kebutuhan
secara cermat dan tepat serta hemat.
Mengapa ini penting, contoh tentang tiket, tiket yang murah biasanya
bisa dibeli pada saat promo atau jauh-jauh hari. Untuk mendapatkan tiket
promo, anda harus rajin-rajin mengecek website maskapai penerbangan.
Ada beberapa low budget airlines seperti Air Asia, Cebu, TigerAir, Jetstar
yang sering menyediakan tiket promo atau tiket dengan harga yang
murah. Kadang-kadang maskapai penerbangan besar pun melakukan promosi
dengan harga special pada musim tertentu. Untuk memudahkan ada baiknya
anda subscribe airlines tertentu yang secara rutin mengirimkan
newsletter. Biasakan untuk membaca term and condition ketika anda akan
membeli tiket. Ini penting jika seandainya anda harus menunda perjalanan
atau misalnya penerbangan tersebut dibatalkan.
Backpacker juga butuh Manajemen waktu
Manajemen waktu menjadi penting apalagi kalau anda memiliki kegiatan
lain seperti bekerja atau sekolah. Melakukan perencanaan dan manajemen
yang baik akan memberikan beberapa kemudahaan untuk melakukan perjalanan
secara mudah, murah dan nyaman. Sebagai contoh, pada saat liburan
sekolah, harga tiket dan akomodasi biasanya cenderung akan mahal, tetapi
sebaliknya pada saat musim masuk sekolah harga tiket dan akomodasi
menjadi cenderung turun dan sangat murah.
Musim Panas (Summer) biasanya bukan saat yang tepat untuk melakukan
traveling ke negara-negara dengan 4 musim, karena umumnya summer adalah
puncak kepadatan untuk kegiatan travelling. Disisi lain, musim salju
(winter) juga bukan saat yang tepat untuk dikunjungi, walaupun
kemungkinan harga tiket murah, bagi orang yang belum terbiasa dengan
cuaca yang dingin. Demikian juga ketika negara yang anda tuju sedang ada
turnamen besar seperti world cup atau olimpiade. Transportasi dan
akomodasi akan naik harganya. Kondisi-kondisi ini akan berdampak pada
biaya yang harus anda keluarkan.
Backpacker sangat perlu Jadwal Perjalanan
Jadwal perjalanan adalah hal lain yang harus anda persiapkan. Jadwal
perjalanan akan yang teratur akan memberikan kemudahan bagi anda dalam
manajemen waktu dan biaya. Biasakan untuk menyusun jadwal perjalanan
atau itinerary sebelum anda berangkat. Buat daftar tempat yang akan anda
kunjungi. Jika sempat coba cek lokasi melalui peta atau akses ke google
map. Dengan perencanaan jadwal yang baik, maka waktu dan biaya
perjalanan anda menjadi lebih efisien. Beberapa tempat wisata ada
kemungkinan terletak pada satu lokasi dan berdekatan. Sehingga anda
tidak perlu mengeluarkan biaya extra untuk transportasi.
Daftar Bawaan Backpacker
Manajemen barang bawaan juga butuh perhatikan. Banyak maskapai
penerbangan menerapkan peraturan low price ticket dengan catatan anda
dilarang membawa barang bawaan dibagasi, cukup hanya cabin bag saja atau
carry-on bag only. Sehingga anda perlu memperhatikan ketentuan ini,
jika anda tetap ingin bepergian dengan biaya yang murah. Manajemen
barang bawaan sangat berguna, terutama jika anda banyak melakukan
perjalanan dengan berjalan kaki. Semakin berat beban bawaan anda,
semakin berat beban yang harus ditopang oleh tubuh anda. Tentukan apa
yang akan dibawa dan berapa banyak, akan mempermudah anda melakukan
perjalanan secara nyaman. Ingat semakin banyak anda membawa barang
bawaan semakin banyak yang harus anda jaga. Pilih pakaian dan sepatu
yang nyaman dan tidak memerlukan perawatan khusus. Bawa keperluan
pribadi seperti obat-obatan secukupnya. Persiapkan kunci gembok dan
kunci khusus untuk tas anda, jika anda harus menginap dengan cara
sharing. Buatlah daftar barang bawaan agar rapi dan menghindarkan dari
barang tertinggal atau tertukar.
Backpacker juga harus mengontrol diri
Manajemen diri sendiri dengan baik. Banyak kejadian, orang akan kalap
dan lupa akan komitmen dan tujuan melakukan perjalanan. Manajemen diri
sendiri dan komitmen menjadi penting khususnya dalam mengelola emosi.
Biasanya bagi pemula atau orang yang pertama kali berkunjung kesuatu
destinasi, akan kehilangan kontrol ketika melihat tempat dan barang
bagus. Cara yang terbaik adalah mendisiplinkan diri sendiri untuk fokus
pada jadwal yang telah dibuat sebelumnya. Kita bisa saja fleksibel
dengan jadwal yang kita buat, namun kembali lagi, jika anda terlalu
fleksibel kemungkinan apa yang ingin anda lihat dan lakukan tidak
terpenuhi. Bisa jadi anda harus mengeluarkan biaya extra untuk
perjalanan tersebut.
Apa yang disiapkan Backpacker?
Jika anda sudah dapat menentukan tempat yang akan dituju dan
memperoleh informasi yang cukup, tibalah saatnya untuk melakukan
persiapan perjalanan termasuk membeli tiket, mengurus keperluan
perijinan dan menyusun jadwal perjalanan. Pastikan semuanya sudah
tersusun secara rapi dan memenuhi apa yang anda ingin lakukan dan lihat.
Mengurus segala sesuatunya sendiri akan lebih murah dibandingkan
mengunakan jasa orang lain. Mempersiapkan daftar barang bawaan.
Kedengarannya memang lucu jika kita harus menyusun barang bawaan, akan
tetapi jika anda melakukannya, list ini akan membantu anda mengawasi
barang bawaan anda selama diperjalanan.
Mulai mencari info rate hotel atau penginapan murah di hostelbookers atau hostelworld.
Yang murah umumnya kamar-kamar dormitory, sekamar beramai-ramai, bisa
ber-6 sampai ber-10 orang dalam satu kamar. Kita bayar per bed/malam.
Jika menginap di dormitory room, sebaiknya saat tidur, barang-barang
berharga, gadget dll disimpan dalam deposit box. Biasanya kita diminta
uang jaminan untuk deposit box, dan uangnya akan dikembalikan saat kita
check out dari hostel tersebut.
Biasakan diri untuk membaca informasi yang tersedia. Membaca adalah
salah satu kelemahan orang Indonesia. Biasanya orang Indonesia malas
untuk membaca. Ada banyak informasi yang sangat berguna yang sering
dilewatkan oleh kita karena kita malas membaca. Biasakan diri membaca
karena memberikan banyak keuntungan ketika kita melakukan perjalanan.
Yang paling penting keselamatan tetap nomer 1
Selamat berpetualang…………